Top
Begin typing your search above and press return to search.

10 Mei 1952: Kunjungan Moh. Hatta ke Mentawai 

Wakil presiden pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta diketahui pernah melakukan kunjungan ke Mentawai pada Mei 1952. Kunjungan ini merupakan rangkaian dari perjalanan dinas Bung Hatta ke Provinsi Sumatra Tengah pada waktu itu.

10 Mei 1952: Kunjungan Moh. Hatta ke Mentawai 
X
Sumber foto: https://surl.lu/lgwctv/elshinta.com.

Elshinta.com - Wakil presiden pertama Republik Indonesia, Mohammad Hatta diketahui pernah melakukan kunjungan ke Mentawai pada Mei 1952. Kunjungan ini merupakan rangkaian dari perjalanan dinas Bung Hatta ke Provinsi Sumatra Tengah pada waktu itu.

Dalam perjalanannya ini, Moh. Hatta menyoroti dua hal penting yang ada di Mentawai, yakni perihal pendidikan dan ekonomi. Selain ke Mentawai, Bung Hatta juga diketahui menyambangi beberapa daerah lainnya yang ada di Sumatra Tengah.

Dilihat dari akun Facebook Arsip Nasional Republik Indonesia, Moh. Hatta melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatra Tengah pada 10 hingga 23 Mei 1952. Dalam kunjungannya ini, Mentawai menjadi daerah pertama yang disambangi oleh wakil presiden pertama Indonesia tersebut.

Dalam artikel "VP naar Mentawai" yang terbit di surat kabar De Nieuwsgier edisi 14 Mei 1952, disebutkan bahwa Bung Hatta baru sampai di Padang pada Sabtu, 10 Mei 1952 sore. Setelah itu, Bung Hatta melanjutkan perjalanan menuju Mentawai lewat perjalanan laut menggunakan perahu.

Perjalanan Bung Hatta ke Mentawai juga ditemani beberapa tokoh penting lainnya. Dalam kunjungan tersebut, Moh. Hatta didampingi oleh Gubernur Sumatra Tengah Ruslan Muljohardjo dan Wali Kota Padang Abubakar Djaar.

Kunjungan Moh. Hatta ke Mentawai ini menarik banyak perhatian masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, Bung Hatta juga melakukan pertemuan dengan perwakilan masyarakat Mentawai.

Soroti Soal Pendidikan dan Ekonomi
Terdapat dua hal penting yang disoroti oleh Moh. Hatta dalam kunjungannya ke pulau yang berada di sisi barat Sumatra tersebut. Pertama, Moh. Hatta menyoroti perekonomian yang ada di Mentawai.

Dilansir dari artikel "Hatta over Sumatra-reis: Mentawai-eilanden bieden mogelijkheden" di surat kabar Java-bode edisi 31 Mei 1952, wakil presiden menyorot kesulitan pedagang dari Sumatra untuk membeli hasil bumi yang ada di daerah tersebut. Selain itu, harga beli yang tidak seragam juga menjadi permasalahan yang terjadi di daerah tersebut.

Menanggapi situasi ini, dibuat sebuah rencana untuk pembentukan koperasi di daerah Kota Padang. Adanya koperasi ini diharapkan bisa membuat jual beli hasil produksi dari Mentawai bisa disalurkan dengan lebih terpusat.

Selain perekonomian, Moh. Hatta juga menyoroti perihal pendidikan yang ada di Mentawai. Dalam dua tahun terakhir, 1050 hingga 1952, sudah banyak sekolah negeri yang mulai didirikan di kepulauan tersebut.

Akan tetapi, jumlah guru dari setiap sekolah tersebut dianggap masih belum memadai. Masih dari artikel yang sama, Moh. Hatta diketahui memberikan contoh di mana ada sebuah sekolah yang terdiri dari enam kelas tetapi hanya memiliki dua orang guru saja.

Selain itu, wakil presiden juga mendorong adanya penambahan sekolah teknik atau kejuruan di daerah tersebut. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan lagi sektor pendidikan yang ada di Mentawai.

Sambangi Daerah Lain di Sumatra Tengah
Moh. Hatta diketahui melakukan kunjungan ke beberapa daerah yang ada di Mentawai, seperti Sikakap, Sikabaluan, Siberut, dan Sioban. Setelah dari Mentawai, Moh. Hatta melanjutkan perjalanan ke beberapa daerah lain yang ada di Sumatra tengah.

Daerah lain yang juga dikunjungi oleh wakil presiden dalam kunjungan kerja ini di antaranya Kerinci, Pariaman, Padang, Mengatas, Sawahlunto, Pekanbaru, Jambi, Indarung, Kayu Aro, Solok dan Singkarak. Kunjungan kerja di Sumatra Tengah ini berakhir ketika Moh. Hatta bertolak kembali ke Jakarta pada 23 Mei 1952.

Sumber : 16

Related Stories
Next Story
All Rights Reserved. Copyright @2019
Powered By Hocalwire